berita bola Granit Xhaka sempat dikritik di awal-awal musimnya bersama Arsenal. Namun ia senang sebab bisa bangkit dan jadi pilihan utama The Gunners di sisa musim.

Xhaka didatangkan Arsenal dari Borussia Moenchengladbach dengan biaya 34 juta poundsterling. Namun gelandang asal Swiss butuh waktu untuk beradaptasi.

Di tiga bulan pertama, Xhaka mendapat dua kartu merah sehingga melewatkan tujuh laga bersama Arsenal. Gaya mainnya yang terlalu agresif jadi penyebabnya.

Hal itu membuat Xhaka banyak mendapat kritikan. Perlahan tapi pasti, pemain berusia 24 tahun itu bangkit.

Seiring berjalannya musim, Xhaka malah jadi pilar tak tergantikan Arsenal di lini tengah. Hingga tutup musim, ia bermain sebanyak 46 kali bagi Arsenal, cuma kalah dari Alexis Sanchez (51).

Xhaka mengaku puas dengan capaian musim pertamanya di Liga Inggris. Namun ia tetap kecewa lantaran gagal membawa Arsenal finis di empat besar.

“Saya punya jumlah penampilan terbanyak kedua di dalam skuat. Secara pribadi, saya tidak berharap lebih banyak lagi,” ucap Xhaka seperti dikutip Evening Standard.

“Sayangnya, kami gagal meraih target finis di empat besar, meski kami punya empat poin lebih banyak ketimbang musim lalu di mana Arsenal finis di tempat kedua.”

“Tapi kami tetap bisa puas dengan penampilan di sepertiga akhir kompetisi, serta memenangi Piala FA memberi kami dan juga fans kepuasan yang lebih lagi,” ungkapnya. berita bola

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *