Category: detik com

Tiket KA Serelo Tujuan Lubuklinggau-Kertapati Sudah Habis Sampai Tanggal 2 Juli

detik com

detik com Jumlah penumpang yang menggunakan jasa kereta api di Stasiun Lubuklinggau makin meningkat H-5 menjelang lebaran Idul Fitri 1438 H.

Pantauan Tribun Sumsel di lapangan, ratusan penumpang sudah memadati Stasiun Lubuklinggau sejak pagi hari.

Bahkan di papan pengumuman tempat penjual tiket, tiket KA Serelo dari Lubuklinggau tujuan Stasiun Kertapati sudah habis sampai dengan tanggal 25 Juni mendatang.

detik com Kepala Stasiun Lubuklinggau, Anton Timur Raya mengatakan tiket KA Serelo jurusan Lubuklinggau menuju Stasiun Kertapati sudah habis terjual sejak tanggal 17 Juni sampai tanggal 25 Juni mendatang.

“Sekarang sudah full. Untuk KA Serelo 530 tempat duduk sudah habis. Termasuk juga untuk tiket arus balik juga sudah habis sampai tanggal 2 Juli,” kata Anton saat dikonfirmasi Tribun Sumsel, Selasa (20/6/2017).

Sementara untuk KA Sindang Marga kelas bisnis dan eksekutif masih banyak, bahkan sampai menjelang lebaran. Belum ada lonjakan yang signifikan.

Rata-rata yang naik dari Stasiun Lubuklinggau 80 persen tujuan Stasiun Kertapati.

“Untuk pengamanan dalam gerbong tidak ada perubahan setiap keberangkatan dijaga oleh Polsuska. Sementara untuk pengamanan stasiun ada tambahan pengamanan Brimob sebanyak enam orang,” katanya.

detik com Ia pun meminta untuk masyarakat Kota Lubuklinggau yang tinggal di sepanjang lintas kereta untuk sama-sama menjaga kenyamanan para pemudik.

Jangan iseng-iseng melempar kereta karena itu barang negara.

“Setiap berangkat selalu kita imbau, jangan membuka kaca, untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan, apalagi kalau tertutup AC tetap sejuk,” katanya. detik com

Pakdhe Karwo Ajak Kadin dan HIPMI Urus UMKM

detik com

detik com Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengajak Kadin dan HIPMI untuk mengembangkan sektor UMKM.

Pakdhe Karwo, sapaan akrabnya, mengatakan krisis ekonomi global yang melanda Eropa diprediksi berlangsung panjang. Hal tersebut disebabkan tingkat daya beli masyarakat di kelas menengah mengalami penurunan.

Secara tidak langsung, krisis tersebut bisa berpengaruh bagi Jatim.

”Oleh sebab itu, Kadin dan HIPMI harus bisa membaca situasi seperti itu. Salah satunya adalah memperhatikan sektor UMKM,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (19/6/2017).

Dia berpendapat, apabila sektor UMKM tidak diurus, akan berdampak negatif bagi ekonomi mikro. Kadin dan HIPMI, lanjutnya, tidak boleh terjebak menjadi multinasional corporation. Apabila ini dilakukan maka Kadin dan HIPMI bisa menjadi bankrut karena faktor efisiensi.

”Awalnya mungkin bagus, tapi pasar akan semakin kecil karena posisi industri mikro pada posisi jatuh. Maka dari itu, betapa pentingnya Kadin dan HIPMI mengurus industri mikro,” ungkapnya.

detik com Pakde Karwo menjelaskan, industrialisasi bisa berdampak negatif bagi keberadaan UMKM, karena konsep yang dianut adalah efisiensi. Dengan adanya efisiensi akan menyebabkan disparitas keadilan yang menonjol.

Dicontohkannya, jumlah angka pengangguran di beberapa negara mengalami kenaikan karena efisiensi, misalnya Spanyol mengalami peningkatan jumlah pengangguran menjadi 18%, Perancis 14%, dan Amerika 8,7%.

”Hal itu efek dari tidak diurusnya industri sehingga pasar jatuh karena income generatenya turun,” ujarnya.

Oleh sebab itu, Pakde Karwo mengusulkan agar Kadin dan HIPMI melakukan restrukturalisasi, di antaranya mengupayakan pinjaman bank dengan bunga satu digit. Sedangkan Pemerintah menarik pajak kecil untuk kelompok kecil. Demikian pula, retail diurus oleh pemerintah.

”Apabila hal tsb dilakukan, maka akan memberikan dampak bagus, yaitu income bagi industri kecil akan mengalami kenaikan,” paparnya.

Pakdhe Karwo juga menyebutkan neraca perdagangan Jatim pada Januari – Februari 2017, surplus perdagangannya naik 95% dibandingkan periode sama di tahun sebelumnya, yakni dari Rp23 triliun menjadi Rp45 triliun. Hal tersebut, katanya, menunjukkan ada pergerakan mesin di tataran bawah, yaitu sektor UMKM. detik com

000webhost logo